Rais Kei dalangi bentrok antar kelompok

Kepolisian Daerah Metro Jaya mengkonfirmasi dua orang tewas terkait bentrokan antarkelompok di Cengkareng, Jakarta Barat, siang tadi. Para pelaku yang tertembak aparat digerakkan oleh kelompok Kei.

“Yang menggerakkan mereka itu adalah Rais Kei. Saat ini dia masih kita cari,” kata Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada detikcom, Rabu (29/8/2012).

Dalam upaya pengamanan bentrokan itu, aparat melakukan tindakan tegas dengan menembak para pelaku karena berupaya melawan petugas. Dalam insiden itu, satu orang tewas dan dua lainnya terluka.

“Betul, satu orang yang tewas. Atas nama Semi Bingo dengan luka tembak di kepala,” ujarnya.

Sementara itu, seorang lainnya bernama Abdul mengalami luka tembak pada bagian punggung.

“Mereka anak buah Rais Kei,” kata dia.

Herry mengatakan, tindakan penembakan aparat dilakukan karena para pelaku berupaya menabrak anggota Polantas, AKP Wawan yang berupaya mendata 10 orang pria yang berada dalam Toyota Innova warna hitam.

“Sudah dilakukan pencegatan oleh anggota lantas tetap tidak mau berhenti malah menabrak anggota lantas, lalu dilakukan tembakan peringatan tidak mau berhenti juga, dilakukan tembakan peringatan kedua tidak juga berhenti maka dilakukan tindakan tegas penembakan mobill inova tersebut,” jelasnya.

Saat digeledah, polisi menemukan senjata tajam dan balok, di dalam mobil tersebut.

Advertisements

Robbie Keane Bawa LA Galaxy Ungguli Indonesia Selection

Striker Robbie Keane memberikan LA Galaxy kemenangan tipis 1-0 atas Indonesia Selection dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (30/11).

Di laga ini, bintang LA Galaxy David Beckham tampil selama 85 menit untuk menghibur publik sepakbola yang menyaksikan langsung di stadion maupun melalui layar kaca.
Indonesia Selection langsung memperagakan permainan cepat untuk membongkar pertahanan LA Galaxy. Taktik ini sempat membuat pemain klub Liga Utama Amerika Serikat (MLS) itu cukup terkejut.

Namun, LA Galaxy mulai mengembangkan permainannya, dan memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia Selection. Kombinasi umpan panjang dan pendek memaksa barisan belakang tuan rumah bekerja keras.

Upaya LA Galaxy untuk unggul lebih dulu membuahkan hasil pada menit ke-13. Kemelut di depan gawang Indonesia Selection berhasil dimanfaatkan mantan penyerang Tottenham Hotspur itu untuk menjebol gawang Andritany Ardiyasa.

Menjelang babak pertama berakhir, rangkaian serangan yang dibangun LA Galaxy mengancam pertahanan Indonesia Selection. Dalam satu menit, dua tendangan pemain LA Galaxy, Sean Franklin dan Adam Christman menerpa mistar gawang. Skor 1-0 tidak berubah hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, pelatih Indonesia Selection melakukan sejumlah pergantian pemain. Kiper Kurnia Meiga dimasukkan menggantikan Andritany.

Di lain sisi, LA Galaxy melakukan perubahan permainan. Tim besutan Bruce Arena itu mengubah serangannya ke pertahanan Indonesia Selection. Tusuk dari sisi kanan melalui pergerakan Frankie Hejduk lebih sering dilakukan.

Serangan melalui Hejduk ini beberapa kali merepotkan barisan pertahanan lawan. Pada menit ke-64, Galaxy memperoleh peluang. Namun tendangan Mike Magee masih menerpa mistar gawang.

Selepas menit ke-70, Indonesia Selection mulai memberikan perlawanan sengit. Sedangkan LA Galaxy mulai menurunkan tempo permainan. Kesempatan ini dimanfaatkan Indonesia Selection untuk menekan pertahanan LA Galaxy.

Kendati melakukan tekanan, penyelesaian akhir yang buruk membuat Indonesia Selection gagal menjebol gawang LA Galaxy. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Serigala Tak Berkutik, Rossoneri Menggila…..

Ac Milan membawa modal besar ke kandang As Roma. dini hari ini baru saja pertandingan antara tuan rumah as Roma melawan Milan selesai dengan skor akhir 3-2 (2-1)untuk keunggulan Milan. kepercayaan diri Milan sedikit unggul dari babak pertama alhasil Ibrahimovic berhasil menyarangkan bola ke gawang stekelenberg lewat sundulan kepalanya. Roma berhasil menyamakan kedudukan melalui burdisso. beberapa menit kemudian nesta berhasil menambah gol untuk Milan lewat sundulan kepalanya skor 2-1 untuk Milan. di babak kedua performance kedua tim cukup imbang terbukti serangan silih berganti diperagakan oleh kedua tim. tapi Milan unggul terlebih dahulu lewat sundulan Ibrahimovich meneruskan umpan silang dari Aquilani, alhasil milan memimpin dengan skor 3-1. beberapa menit sebelum babak kedua berakhir dibunyikan milan mengendorkan serangan alhasil Bojan berhasil mencuri kesempatan tersebut dengan tendangannya roma berhasil memperkecil kekalahan dengan skor 3-2 untuk keunggulan milan. akhirnya peluit babak kedua pertandingan dibunyikan milan unggul dengan skor 3-2 dan dengan hasil tersebut milan mendapatkan poin 17 dari 9 kali pertandingan.(bhot)

Pasuruan-Probolinggo macet akibat ulah warga

Ratusan warga Desa Sumberanyar dan Alastlogo, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur berunjukrasa memblokir jalur Pantura, tepatnya di jalan raya Pasuruan-Probolinggo, depan Makolatmar, Sabtu (1/10). Ratusan warga baik laki-laki maupun perempuan memblokir jalan raya dengan duduk-duduk dan berkumpul di tengah jalan. Aksi itu dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIb, akibatnya kemacetan tidak dapat dihindari. Kemacetan terjadi baik dari arah Probolinggo maupun Surabaya, bahkan kemacetan diprediksi mencapai puluhan kilometer. Continue reading

Arsenal takkan mampu kalahkan Barca

Gelandang Tottenham Hotspur Rafael van der Vaart menilai Arsenal masih belum bisa mengalahkan Barcelona. Van der Vaart yakin Barca yang akan menyingkirkan the Gunners di babak 16 besar Liga Champions. Arsenal akan mengawali babak knock-out Liga Champions dengan menjamu Barca, 12 Februari mendatang. Selanjutnya, mereka bertandang ke Nou Camp untuk menghadapi Blaugrana, 3 Maret. Musim lalu, Arsenal bertemu Barca di babak perempat-final. Namun, langkah mereka ke semi-final digagalkan oleh Barca. Dan, Van der Vaart yakin Arsenal akan kembali gagal. “Seperti tahun lalu, Barca yang akan menang. Arsenal memang tim yang kuat tapi Barca bermain di level yang berbeda. Arsenal tidak akan bisa mengalahkan Barca,” kata Van der Vaart. Bahkan pemain asal Belanda ini memprediksi Barca akan meraih sukses ganda, memenangi La Liga Spanyol dan Liga Champions, musim ini. “Tim Barca sungguh fantastis. Xavi, [Andres] Iniesta. dan [Lionel] Messi selalu membahayakan. Hampir tak ada yang mengalahkan mereka. Bagi saya, Barca favorit juara Liga Champions dan La Liga,” jawab mantan pemain Real Madrid ini

Kaka Tak Sabar Hadapi El Clasico

Setelah kembali bisa bermain untuk Real Madrid, Kaka pun menyampaikan sejumlah ambisinya. Memenangi El Clasico melawan Barcelona adalah salah satunya.

Laga itu diakui Kaka sangat dinantikannya mengingat di pertemuan pertama di Nou Camp, di mana Real Madrid kalah memalukan 5-0, Kaka tak bisa tampil karena masih menjalani pemulihan cedera.

“Kami harus memenanginya,” tukas Kaka.

“Putaran pertama musim ini sudah berakhir dan di hadapan kami ada putaran kedua. Dan kami akan memainkan El Clasico di kandang kami sendiri,” tutur Kaka lagi.

“Selisih poin di antara kami tidaklah menentukandan juga banyak pertandingan lain yang harus dimainkan. Saya juga merasa sudah bermain bagus, tapi sudah jelas kami belum menunjukkan penampilan terbaik kami atau juga yang terburuk. Saya akan bisa lebih baik lagi selama saya bisa terus bermain,” terangnya.

Ada pun laga melawan Barcelona di Santiago bernabeu akan dilangsungkan pada 17 April.

“Andai Aku Jadi Gayus” lagi booming

Sosok Gayus Tambunan yang kontroversial memberikan inspirasi bagi banyak orang. Tak hanya bermacam-macam versi rupa Gayus yang beredar di dunia maya, kisah Gayus memberi inspirasi lagu yang menceritakan sepak terjangnya.

Lagu berjudul “Andai Aku Jadi Gayus Tambunan” ini diciptakan oleh mantan napi Bona Paputungan. Bona agaknya iri melihat kehidupan Gayus yang bisa bebas plesir ke Bali, hingga ke luar negeri ini. Berbeda dengan dirinya pada saat ditahan di Lapas Gorontalo ini yang harus pasrah tidak bisa berbuat banyak.

Lagu yang berjudul ‘Andai aku Gayus Tambunan’ tersebut di posting di
situs Youtube pada Jumat, 14 Januari berdurasi 4 menit 47 detik. Lagu ini telah diunduh dan dilihat kurang lebih 1.800 orang dan sangat
mungkin bertambah.

Dalam video klip tersebut juga diceritakan mengenai kehidupan di penjara. Diceritakan pula aksi Gayus yang memberi uang kepada sipir, hingga memakai kacamata dan wig.

Berikut penggalan dari lirik lagu tersebut:

Andai ku Gayus Tambunan

yang bisa pergi ke Bali

Semua keinginan pasti bisa terpenuhi


Lucunya di negeri ini

hukuman bisa dibeli

kita orang yang lemah pasrah akan keadaan

Aksi Gayus tanpa batas

Gayus Tambunan seperti sosok sakti. Terdakwa kasus mafia pajak itu berhasil mengakali hampir semua lini aparat penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, kehakiman, bahkan aparat imigrasi.

”Ini menunjukkan begitu bobroknya moralitas aparat penegak hukum di republik ini. Tidak tanggung-tanggung, sejumlah oknum di lembaga hukum yang ada bisa dimanfaatkan oleh Gayus Tambunan,” kata Ketua Harian Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI) Hasril Hertanto kepada Seputar Indonesia (SINDO).

Sepak terjang Gayus dalam urusan mengakali aparat penegak hukum cukup panjang. Gayus mendapatkan berkas rencana tuntutan (rentut) jaksa penuntut umum Kejari Tangerang dengan tuntutan pidana satu tahun dalam kasus pencucian uang dan penggelapan.

Untuk mendapatkan rentut itu, Gayus mengaku memberikan uang ke jaksa lewat pengacaranya Haposan Hutagalung sebesar Rp5 miliar. Gayus juga diduga menyuap Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang Muhtadi Asnun. Gayus menyuap beberapa penyidik Bareskrim Mabes Polri agar rumah mewahnya di Kepala Gading tidak disita. Begitu juga agar uangnya di rekening bank tidak diblokir. Gayus juga menyuap Kepala Rutan Mako Brimob dan delapan anak buahnya agar bisa keluar tahanan.

Gayus diduga mengakali petugas Imigrasi untuk mendapatkan paspor atas nama Sony Laksono, lantas pelesir ke luar negeri. Hasril mengatakan, penanganan kasus Gayus tidak boleh main-main karena melibatkan banyak pihak, tidak hanya penegak hukum. ” Kasus Gayus ini dampaknya luar biasa bagi proses penegakan hukum di negeri ini,” ungkapnya. Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo kemarin mengakui Gayus Tambunan tidak berada di sel tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada 24 September 2010 atau saat orang mirip Gayus diperkirakan pergi ke Macau.

Timur mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan internal untuk mengecek keberadaan Gayus pada 24 September lalu. Ketidakberadaan Gayus di sel itu semakin menguatkan dugaan bahwa terdakwa mafia pajak itu memang pergi ke Macau pada 24-26 September seperti yang dituturkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Patrialis Akbar. Patrialis mengatakan, dalam catatan Imigrasi, seseorang yang sangat mirip Gayus pergi ke Macau pada 24-26 September 2010 dengan menggunakan paspor bernama Sony Laksono.

Selain ke Macau, Gayus juga diperkirakan pergi ke Kuala Lumpur pada 30 September. ”Saat Gayus ke Bali, hasil pemeriksaan anggota itu ada beberapa kali dia diizinkan di luar prosedur. Salah satunya pada 24 September. Dari situlah yang memang bisa kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Timur, sebelum menghadiri rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta. Sementara itu, menurut Patrialis, tim yang dibentuknya untuk menginvestigasi kepergian Gayus ke luar negeri sudah mendatangi Kantor Imigrasi yang mengeluarkan paspor Sony Laksono.

Tim juga sudah mendatangi Kantor Imigrasi Bandara Soekarno- Hatta (Soetta) serta ke kediaman Gayus dan Margareta (nama awal yang dipakai dalam paspor Sony). Patrialis memastikan mereka yang bersalah akan mendapat hukuman sesuai tindakan yang dilakukan. ”Kalau memang ada tindakan kriminal bahkan tidak hanya dipecat, tetapi justru tindakan kriminal itu bisa dilanjutkan,” ucapnya.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mendapat laporan mengenai dugaan kaburnya Gayus ke Macau dan Kuala Lumpur. Djoko juga mengatakan, penyelidikan kaburnya Gayus akan dilakukan secara serius, termasuk dengan menelusuri agenda Gayus di luar negeri. ”Ya,itu (respons Presiden) tadi, seperti yang saya sampaikan, usut sampai tuntas. Kalau ada yang bertindak di luar aturan yang ada, ya ditindak,” tutur Djoko.

Mental Bobrok

Peneliti hukum Indonesian Corruption Watch (ICW), Donald Fariz mengatakan, Gayus menggunakan kekuatan uang (power of money) untuk mengabulkan segala keinginan yang diharapkan. Namun, pada titik yang sama menunjukkan bobroknya mental aparat penegak hukum di republik ini. ”Pelesiran Gayus jilid kedua ini merupakan efek domino yang timbul akibat sikap kepolisian yang tidak serius membongkar skandal mafia tersebut. Ini semua akibat dari kebobrokan moral penegak hukum yang bisa dibeli dengan rupiah,” ungkapnya.

Dia beranggapan, sepanjang aparat penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan, kehakiman, dan lembaga lain tidak serius dalam menangani perkara mafia hukum, terutama perkara Gayus, akan banyak persoalan muncul di kemudian hari.Dia mencontohkan kasus Gayus, di mana kepolisian tidak serius menangani perkara ini sehingga banyak timbul persoalan.

”Sepanjang kepolisian masih ingin menangani kasus ini, hampir dipastikan akan banyak kejanggalan yang akan muncul di kemudian hari,” kata dia. Menyerahkan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata dia, menjadi opsi yang paling rasional untuk dilakukan sebab hanya lembaga inilah yang dipandang belum terkontaminasi dengan hal-hal seperti yang terjadi di lembaga penegak hukum lainnya.

”KPK kan lembaga baru yang masih komitmen dalam pemberantasan korupsi. Lembaga ini masih bisa diandalkan menangani perkara Gayus,” tandasnya. Donald juga meminta agar seluruh harta kekayaan yang dimiliki Gayus ditelusuri ulang dan kemudian dibekukan. Wakil Ketua Komisi III DPR, Tjatur Sapto Edy menyesalkan tindakan oknum penegak hukum yang seperti mem-back up Gayus. ”Penegak hukum yang seharusnya menegakkan hukum dengan menghukum yang bersalah justru kongkalikong membantu terdakwa,” kata dia.

Anak Bangsa Terkejut

Bersamaan dengan merebaknya kasus pelesiran ke luar negeri, kemarin Gayus menjalani sidang lanjutan kasus mafia hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam sidang tersebut, Jaksa penuntut umum (JPU) dalam repliknya menyatakan tidak ada hal yang dapat meringankan terdakwa Gayus Tambunan. ”Kembali saudara terdakwa Gayus membuat kita semua anak bangsa dibuat terkejut dan mengelus dada. Dalam statusnya sebagai tahanan, terdakwa Gayus dengan gagah dan bangganya mengaku dapat melenggang berlibur ke Pulau Bali bersama keluarganya sekadar untuk refreshing menyaksikan pertandingan tenis kelas dunia,” ujar JPU Kurtandi dalam repliknya. Sementara itu, Gayus hanya tersenyum simpul saat didesak apakah memang benar dirinya pergi ke Macau dan Kuala Lumpur.Senyum simpul Gayus terus berlanjut hingga dirinya dibawa masuk ke mobil tahanan.

Sebelum sidang, Gayus sempat berkata bahwa pemunculan kasus dirinya pergi ke luar negeri rekayasa pihak tertentu. ”Ini setting dari pihak tertentu, menjelang saya membacakan nota keberatan atas tuntutan jaksa.Mereka tahu bahwa pleidoi saya sangat keras, dan terlihat media mudah disetir,” ujar Gayus. Ditanya apakah pihak kepolisian yang melakukan setting tersebut, Gayus mengatakan, tidak. ”Enggak. Enggak. Saya enggak bilang gitu,” ucap Gayus.

Sementara itu, kepemilikan paspor Gayus yang disebutkan telah dikeluarkan Kantor Imigrasi Jakarta Timur berbuntut panjang. Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM memeriksa sejumlah pejabat kantor di Jalan Raya Bekasi Timur tersebut kemarin. Kedatangan dua petugas Itjen Kemenkumhan sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB ini diduga menindaklanjuti pernyataan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar yang menjelaskan paspor Gayus atas nama Sony Laksono dikeluarkan Kantor Imigrasi Jakarta Timur.

Menurut sebagian besar pengurus jasa paspor atau calo yang ditemui di lokasi, tidaklah mungkin seseorang secara fisik tidak hadir di kantor keimigrasian apabila ingin mengurus paspor. Seorang pemohon paspor harus hadir di Kantor Imigrasi untuk pengambilan foto wajah, sidik jari, dan proses wawancara.

”Wawancara bisa saja enggak usah datang. Kalau foto dan sidik jari, setahu saya, tidak bisa diwakilkan,” ungkap Fores (33), pria asli Sumatera Utara ini. Pengurus jasa paspor lainnya yang mengaku bernama Bolon menambahkan, dalam keadaan tertentu bisa saja pemohon tidak hadir, namun alasannya harus karena sakit keras

pedagang tutup toko demi Yogyakarta

Menjelang digelarnya unjuk rasa besar-besaran warga Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini, Senin (13/12), para pedagang kaki lima di sepanjang jalan malioboro tutup tak berjualan. Toko-tokopun banyak yang tutup, dan terlihat hanya satu dua saja yang masih buka.

Situasi jalan Malioboro, Yogyakarta hari ini lebih sepi tak seperti biasanya. Sampai sekitar pukul 09:30 WIB trotoar sepanjang jalan Malioboro yang biasanya dijejali pedagang kaki lima, kali masih masih lengang. Mereka tampaknya mematuhi himbauan peguyuban pedagang Malioboro yang sepakat untuk tidak berjualan hari ini untuk mendukung demonstrasi mendukung status keistimewaan Yogyakarta.

Demonstrasi itu rencananya akan diikuti puluhan ribu orang dari berbagai daerah di sekitar wilayah DIY. Demo yang akan dipimpin oleh adik Sultan, GPH Prabu Kusumo ini, akan berkumpul di alun-alun depan keraton, kemudian bergerak menuju gedung DPRD DIY.

Saat ini ratusan aparat kepolisian dan Brimob sudah berjaga-jaga di sekitar gedung DPRD dan di sejumlah titik yang akan dilalui para pendemo.

Bendera setengah tiang mewarnai polemik Yogyakarta

Sebagai bentuk partisipasi untuk mendukung perjuangan Keistimewaan Yogyakarta, masyarakat setempat pada Senin (13/12) siang menggelar unjuk rasa besar-besaran di Kantor DPRD DIY. Tak hanya itu, para pedagang kaki lima dan toko-toko di Jalan Malioboro, hari ini juga memilih tutup.

Dengan demikian, kawasan Malioboro dan trotoar jalan yang biasa dipadati pedagang dan pengunjung, tampak lengang. Tak ketinggalan, bendera setengah tiang juga dikibarkan di sepanjang jalan Kota Yogyakarta diikuti rumah dan toko-toko.

Menjelang unjuk rasa besar-besaran ini, sejumlah persiapan dilakukan. Berdasarkan pantauan SCTV, di depan Kantor DPRD sudah terpasang sebuah tenda besar yang akan digunakan berorasi. Serta, pembacaan hasil putusan rapat oleh DPRD DIY terkait soal Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta.